Current Issue

Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Analis Kebijakan Volume 5 Nomor 1 Tahun 2021

Ekonom besar Milton Friedman pernah berkata, “Hanya sebuah krisis yang mampu membawa perubahan besar.” Friedman benar, karena ibarat sebuah ombak yang besar, hanya ada dua respon yang dapat kita berikan pada krisis, berdiam diri saja dan tersapu arus, atau berjuang dan bergerak sedemikian rupa sehingga tidak remuk redam diseret kaotik kehidupan, khususnya saat ini kaotik ekonomi akibat pandemi. Kita sering berharap ombak akan berubah jinak, namun sesungguhnya yang perlu berubah pertamanya bukanlah krisis, namun cara pandang kita terhadap krisis. Kita diyakinkan bahwa dunia tidak selalu tenang dan harmonik, sewaktu-waktu momen krisis dapat datang tanpa diprediksi. Kedua, mental kita yang harus berubah. Krisis yang datang tidak ada gunanya disesali. Masalah tidak akan berlalu hanya dengan bertopang dagu. Mental problem solver perlu ditanamkan. Tidak mudah menyerah mencari solusi yang optimal. Ketiga, krisis yang menerpa dunia di dalam lima abad terakhir adalah krisis global, maka solusinya juga mesti global. Dibutuhkan upaya kolaboratif antar instansi, antar lembaga, bahkan lintas negara. Sudah saatnya budaya kolaboratif menggantikan budaya kompetitif yang merupakan cara pandang dunia lama yang rentan penumpukan informasi di ceruk-ceruk tertentu, dan lambat dalam merespon pukulan krisis global. Kita saat ini menjadi saksi mata bagi perubahan besar yang saat ini tengah terjadi di dalam dunia dimana kita hidup. Ditunjang dengan kemajuan teknologi informasi yang ada saat ini, upaya mengatasi krisis global sedikit banyak dimudahkan. Para penggiat pengetahuan dapat saling berkolaborasi, bersama-sama menganalisis data yang diterima di lapangan, kompak mencari solusi.

Melalui Jurnal Analis Kebijakan Volume 5 Nomor 1 yang membawa tema, “Kebijakan Publik di Masa Pandemi Covid-19,” diharapkan ide-ide terbaik dari para penulis dapat disebarkan ke berbagai penjuru tanah air dan menjadi pemantik ide dan inspirasi bagi para pemerhati kebijakan, khususnya bagi mereka yang bersinggungan dengan pandemi Covid-19 secara langsung.

Published: 2021-11-04
View All Issues