Reorientasi Target dan Perubahan Kelembagaan MBG untuk Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas Program MBG

Authors

DOI:

https://doi.org/10.37145/jak.v10i1.962

Keywords:

makan bergizi gratis, stunting, anggaran pendidikan, 1000 HPK, kelembagaan

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dilaksanakan lebih dari setahun tanpa evaluasi menyeluruh dari pemerintah, meskipun anggarannya yang sangat besar mencapai Rp 335 triliun pada tahun 2026. Tulisan ini menganalisis tiga permasalahan mendasar dari program MBG. Pertama, dari sisi anggaran, program ini menimbulkan ketimpangan dan friksi sosial karena dananya banyak dialihkan dari anggaran pendidikan, sementara gaji tenaga pendidik honorer jauh lebih rendah dibandingkan gaji pekerja di MBG. Kedua, dari sisi konsep, terdapat kekeliruan desain antara latar belakang masalah dan penerima manfaat. MBG yang ditujukan untuk mengatasi stunting pada Balita (4,48 juta jiwa) justru diberikan kepada 82,9 juta anak usia sekolah, sehingga tidak tepat sasaran. Ketiga, dari sisi efektivitas, bukti ilmiah menunjukkan bahwa intervensi gizi hanya efektif jika diberikan pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak janin hingga anak berusia 2 tahun. Pemberian makan pada anak usia sekolah, yang telah melewati masa kritis tersebut, dinilai tidak efektif dan tidak efisien dalam menangani stunting. Oleh karena itu, tulisan ini merekomendasikan kepada presiden agar program MBG dievaluasi secara mendasar dan diarahkan kembali untuk menyasar ibu hamil dan Balita di bawah 2 tahun agar tepat sasaran, efektif, dan adil secara anggaran. Selain itu, desain kelembagaan dalam implementasi program MBG disarankan untuk diserahkan sepenuhnya ke Kementerian Kesehatan yang selama ini telah berpengalaman melaksanakan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT). 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bai, Y., Herforth, A., & Masters, W. A. (2022). Global variation in the cost of a nutrient-adequate diet by population group: an observational study. The Lancet Planetary Health, 6(1), e19–e28. https://doi.org/10.1016/S2542-5196(21)00285-0

Benjamin-Chung, J., Mertens, A., Colford, J. M., Hubbard, A. E., van der Laan, M. J., Coyle, J., Sofrygin, O., Cai, W., Nguyen, A., Pokpongkiat, N. N., Djajadi, S., Seth, A., Jilek, W., Jung, E., Chung, E. O., Rosete, S., Hejazi, N., Malenica, I., Li, H., … Yori, P. P. (2023). Early-childhood linear growth faltering in low- and middle-income countries. Nature, 621(7979), 550–557. https://doi.org/10.1038/s41586-023-06418-5

Gabain, I. L., Ramsteijn, A. S., & Webster, J. P. (2023). Parasites and childhood stunting – a mechanistic interplay with nutrition, anaemia, gut health, microbiota, and epigenetics. In Trends in Parasitology (Vol. 39, Number 3, pp. 167–180). Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.pt.2022.12.004

Gupta, S., Vemireddy, V., Singh, D. K., & Pingali, P. (2021). Ground truthing the cost of achieving the EAT lancet recommended diets: Evidence from rural India. Global Food Security, 28. https://doi.org/10.1016/j.gfs.2021.100498

Karlsson, O., Kim, R., Moloney, G. M., Hasman, A., & Subramanian, S. V. (2023). Patterns in child stunting by age: A cross-sectional study of 94 low- and middle-income countries. Maternal and Child Nutrition, 19(4). https://doi.org/10.1111/mcn.13537

Mertens, A., Benjamin-Chung, J., Colford, J. M., Coyle, J., van der Laan, M. J., Hubbard, A. E., Rosete, S., Malenica, I., Hejazi, N., Sofrygin, O., Cai, W., Li, H., Nguyen, A., Pokpongkiat, N. N., Djajadi, S., Seth, A., Jung, E., Chung, E. O., Jilek, W., … Yori, P. P. (2023). Causes and consequences of child growth faltering in low-resource settings. Nature, 621(7979), 568–576. https://doi.org/10.1038/s41586-023-06501-x

Picauly, I., Mirah Adi, A. A. A., Meiyetriani, E., Mading, M., Weraman, P., Nashriyah, S. F., Hidayat, A. T., Adeline Boeky, D. L., Lobo, V., Saleh, A., & Peni, J. A. (2023). Path analysis model for preventing stunting in dryland area island East Nusa Tenggara Province, Indonesia. PLoS ONE, 18(11 November).

Siboro, V. A., Rochadi, K., Sinaga, J., Manurung, K., & Bancin, D. (2020). The Relationship of Knowledge, Parenting Patterns, Feeding, and Environmental Sanitation to the Incidence of Stunting in Toddler Ages 24-59 Months in the Working Area of the Buhit Puskesmas, Samosir District, 2025. JPS, 2025(3), 2107–2117.

Sufri, S., Nurhasanah, Jannah, M., Dewi, T. P., Sirasa, F., & Bakri, S. (2023). Child Stunting Reduction in Aceh Province: Challenges and a Way Ahead. Maternal and Child Health Journal, 27(5), 888–901. https://doi.org/10.1007/s10995-023-03601-y

Kementerian Keuangan. (2025). Buku II Nota Keuangan Tahun 2026. Kementerian Keuangan.

BBC News Indonesia. (2026, January). Anggaran MBG Sebesar Rp335 Triliun Digugat Ke MK Karena “Memakan” Sepertiga Dana Pendidikan – Seberapa Mungkin Dikabulkan Hakim? BBC News Indonesia.

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan. (2025). Prevalensi Stunting tahun 2024 Turun Jadi 19,8 Persen, Pemerintah Terus Dorong Penguatan Gizi Nasional. Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan.

Napitupulu, E. L. (2026, January). Nasib Guru PPPK Paruh Waktu Vs Pegawai MBG. Kompas.

Tempo. (2025). Daftar Daerah dengan Inflasi Tertinggi pada Oktober 2025. Tempo

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 115 Tahun 2025 Tentang Tata Keloi,A Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2025 Nomor 183

Askar, M. W., Fikri, B., Darmawan, J., Muhammad, G. D., & Setiadi, B. M. (2025). Pak Presiden, Kami Punya Ide Lain; Pemangkasan Anggaran Untuk Keadilan Fiskal dan Kesejahteraan Rakyat.

Wahyudi Askar, M., Hidayah, I., Fikri, B., Darmawan, J., Lianasari, A., Muhammad, G. D., & Rizky Dwi Lestari, dan. (2025). MAKAN (TIDAK) BERGIZI (TIDAK) GRATIS. www.celios.co.id

Published

2026-07-07

How to Cite

Reorientasi Target dan Perubahan Kelembagaan MBG untuk Peningkatan Efisiensi dan Efektivitas Program MBG. (2026). Jurnal Analis Kebijakan, 10(1), 7-12. https://doi.org/10.37145/jak.v10i1.962