Menghidupkan Kembali 'Jantung' Analisis Hutan: Urgensi Pembaruan Kebijakan Tata Kelola PUP

Authors

  • Farida Herry Susanty Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan https://orcid.org/0000-0002-3993-8333
  • Gun Gun Hidayat Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan
  • Indiyah Hudiyani Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan

DOI:

https://doi.org/10.37145/jak.v10i1.928

Keywords:

Petak Ukur Permanen (PUP), Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), pengaturan hasil, pertumbuhan hutan, riap tegakan

Abstract

Petak Ukur Permanen (PUP) sebagai penghasil nilai riap tegakan merupakan kewajiban tiap pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), yang ditetapkan dalam Keputusan Menteri Kehutanan No.237/Kpts-II/95 yang berlaku hingga kini. Nilai riap sebagai landasan pemanfaatan hasil hutan dengan mempertimbangan kontinyuitas produksi, kelestarian sumber daya dan pengamanan fungsi ekologis kawasan. Kondisi eksisting pengelolaan PUP terutama sejak tahun 2020 tidak berjalan optimal. Perkembangan kebijakan teknis dan perubahan struktur organisasi pemerintahan mempengaruhi kinerja peran dan tugas 5 lembaga yang terlibat dalam pengelolaan PUP. Review kebijakan ini dilakukan Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan (P2HB) melalui focus group discussion (FGD) dan validasi teknis di tingkat pusat hingga tapak pada tahun 2025. Hasil rekomendasi berupa ajuan kebijakan pembaruan pengelolaan PUP dengan melakukan updating kebijakan teknis terkini dan sinkronisasi dengan dinamika perubahan tata organisasi baik di pusat maupun di daerah. Upaya ini diharapkan mendukung pengelolaan PUP menjadi lebih optimal dan bernilai penting dalam pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

  • Farida Herry Susanty, Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan

    Analis Kebijakan dan Peneliti bidang biometrika dan manajemen hutan banyak menulis hasil riset dan publikasi di bidang kehutanan.

    Scopus Author ID: 56290815900

     

References

Susanty, F.H. 2020. 30 Tahun STREK : Model Pengelolaan Hutan Alam Produksi Lestari. PT Penerbit IPB Press, 2020. ISBN 978-623-256-468-8 Bogor

Pretzsch, H. 2020. Density and growth of forest stands revisited. Effect of the temporal scale of observation, site quality, and thinning. For. Ecol. Manage., vol. 460, no. January, p. 117879, 2020, doi:10.1016/j.foreco.2020.117879

Susanty, F.H. 2020. Study of recovery rates of natural forest stands after logging in East Kalimantan. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science 2020, 533, 012015, doi:https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/533/1/012015

Susanty, F.H. 2020. Pattern of forest biomass recovery and biodiversity loss after reduced impact logging in East Kalimantan. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 724 012035 DOI: https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/724/1/012035/

Susanty, F.H. et.al. 2025. Laporan Pelaksanaan Kegiatan Evaluasi Kebijakan Pengelolaan PUP. Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan. 2025.

Susanty, F.H. et.al. 2025. Prosiding Focus Group Discussion (FGD) Urgensi dan Relevansi Petak Ukur Permanen (PUP) dalam Evaluasi Kinerja Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH). Pusat Pengembangan Hutan Berkelanjutan. 2025.

Keputusan Menteri Kehutanan Nomor: 237/Kpts-II/1995 tentang Pemantauan Pertumbuhan Riap Tegakan Hutan. Departemen Kehutanan. 1995. Jakarta.

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor 8 Tahun 2021 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Pemanfaatan Hutan di Hutan Lindung dan Hutan Produksi. Jakarta.

Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor SK.9895/MenLHK- PHL/BPPHH/HPL.3/12/2022 tentang Standar dan Pedoman Pelaksanaan Sistem Verifikasi Legalitas dan Kelestarian. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2022. Jakarta.

Published

2026-07-07

How to Cite

Menghidupkan Kembali ’Jantung’ Analisis Hutan: Urgensi Pembaruan Kebijakan Tata Kelola PUP. (2026). Jurnal Analis Kebijakan, 10(1), 73-79. https://doi.org/10.37145/jak.v10i1.928