Integrasi Ekoliterasi untuk Penguatan Kewarganegaraan Ekologis dalam Sistem Pendidikan Nasional di Era Krisis Iklim

Authors

DOI:

https://doi.org/10.37145/jak.v10i1.906

Keywords:

ekoliterasi, kewarganegaraan ekologis, kebijakan pendidikan, krisis iklim, pendidikan berkelanjutan

Abstract

Krisis iklim menempatkan persoalan ekologis sebagai isu multidimensional yang berdampak pada stabilitas sosial, ekonomi, dan politik di Indonesia. Peningkatan suhu, intensitas hujan ekstrem, dan kenaikan muka air laut menunjukkan urgensi respons kebijakan yang tidak hanya teknis, tetapi juga transformatif. Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran dan tanggung jawab warga negara terhadap keberlanjutan. Namun, analisis menunjukkan bahwa ekoliterasi masih bersifat tematik dan belum terintegrasi secara sistemik dalam regulasi, kurikulum, maupun asesmen nasional. Implementasi di sekolah menghadapi fragmentasi pembelajaran, ketergantungan pada inisiatif sekolah, keterbatasan kapasitas guru, serta ketiadaan indikator evaluasi. Policy brief ini menganalisis posisi ekoliterasi dalam sistem pendidikan nasional dan merumuskan rekomendasi kebijakan berupa penetapan ekoliterasi sebagai kompetensi lintas jenjang, integrasi kurikulum interdisipliner, penguatan kapasitas guru, pengembangan asesmen, dan sinergi program sekolah. Integrasi sistemik diperlukan untuk memperkuat kewarganegaraan ekologis yang reflektif dan berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dobson, A. (2003). Citizenship and The Environment. Oxford University Press.

Aqodiah, A., Hasanah, N., & Humaira. (2023). “The Role of Scout Extracurriculars in Shaping The Character of Social Care”. MUDARRISA: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 15(2), 158–195. https://doi.org/10.18326/mudarrisa.v15i2.404.

Handayani, T., Wuryadi, W., & Zamroni, Z. (2015). “Pembudayaan Nilai Kebangsaan Siswa Pada Pendidikan Lingkungan Hidup Sekolah Dasar Adiwiyata Mandiri”. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi. 3(1). 95–105. https://doi.org/10.21831/jppfa.v3i1.7815.

Hasibuan, S. E., Manalu, M., Simamora, E. R., Nasution, M. S., & Nasution, S. W. (2026). “The Role of Education in Shaping Students’ Character and Morals”. TABLIGH: Journal of Islamic Studies, 2(1), 79–92. Retrieved from https://journal.maalahliyah.sch.id/index.php/tabligh/article/view/499.

Latifah, A., & Hasan, S. (2023). “Peran Kepala Sekolah Dalam Penerapan Manajemen Berbasis Sekolah Untuk Program Adiwiyata”. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 6996–7009. Retrieved from https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/4344.

Maryani, I. (2014). “Evaluasi Pelaksanaan Program Sekolah Adiwiyata Ditinjau dari Aspek Kegiatan Partisipatif di SDN Ungaran I Yogyakarta”. Jurnal Pemikiran dan Pengembangan SD, 1(3), 225-229. https://doi.org/10.22219/jp2sd.v1i3.2723.

Prihantoro, C.R. (2014). “The Perspective of Curriculum in Indonesia on Environmental Education”. International Journal of Research Studies in Education, 4(1), 77-83. https://doi.org/10.1007/978-1-4614-3185-5_66.

Rahmawati, E., Nulhakim, L., Setiawan, S., & Pribadi, R. (2024). Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Adiwiyata Sebagai Sarana Penguatan Karakter Peduli Lingkungan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 11(1), 268–280. https://doi.org/10.38048/jipcb.v11i1.2636.

Rickinson, M. (2010). “Learners and Learning in Environmental Education: A critical review of the evidence”. Environmental Education Research, 7(3), 207–320. https://doi.org/10.1080/13504620120065230.

Susilowati, S., Wilujeng, I., & Hastuti, P. W. (2018). “Growing Environmental Literacy Towards Adiwiyata Schools Through Natural Science Learning Based on Pedagogy for Sustainability. Journal of Science Education Research, 2(2), 97–100. https://doi.org/10.21831/jser.v2i2.22480.

Tang, K. (2024). “Climate Change Education in Indonesia’s Formal Education: A Policy Analysis”. npj Clim. Action 3, 57. https://doi.org/10.1038/s44168-024-00143-z.

Warju, W., Harto, S.P., Soenarto, & Hartmann, M.D. (2017). “Evaluating the Implementation of Green School (Adiwiyata) Program: Evidence from Indonesia”. International Journal of Environmental and Science Education, 12(6), 1483-1501.

Yudianti, O. F., Irianto, A., & Rosidah, S. T. (2020). “Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Program Sekolah Adiwiyata”. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 109–117. https://doi.org/10.21009/jpd.v11i1.15397.

Leiserowitz, A., Zakiyyah, H., Carman, J., Rosenthal, S., Goddard, E., Verner, M., Richards, E., & Marlon, J. 2025. “Climate Change and Energy in the Indonesian Mind. Yale University.

The World Bank Group. 2025. "Climate Risk Country Profile: Indonesia". World Bank Publications.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. 8 Juli 2003. Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78. Jakarta.

Cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id. Gerakan 7 Kebiasaan. https://cerdasberkarakter.kemendikdasmen.go.id/gerakan7kebiasaan/#panduan. Akses 4 Maret 2026

Published

2026-07-07

How to Cite

Integrasi Ekoliterasi untuk Penguatan Kewarganegaraan Ekologis dalam Sistem Pendidikan Nasional di Era Krisis Iklim. (2026). Jurnal Analis Kebijakan, 10(1), 13-19. https://doi.org/10.37145/jak.v10i1.906