SINGLE PARENT AKIBAT PANDEMI COVID-19: URGENSI PEMBERDAYAAN EKONOMI DAN PELATIHAN PARENTING
DOI:
https://doi.org/10.37145/kjycsq05Keywords:
pemberdayaan ekonomi, pengasuhan anak, Covid-19, keluarga pra sejahteraAbstract
Pandemi Covid-19 berdampak pada semua aspek kehidupan masyarakat, tidak terkecuali meningkatnya jumlah perempuan yang menjadi kepala keluarga karena suaminya meninggal dan bertambahnya jumlah laki-laki yang juga berperan sebagai ibu akibat istrinya wafat terpapar Covid-19. Kondisi tersebut, yang akhirnya memunculkan single parent baru, tidak dapat diabaikan jika merupakan keluarga pra sejahtera dan memiliki anak yang berusia di bawah umur. Solusi nyata sangat diperlukan demi kelangsungan hidupnya. Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah, swasta, komunitas, dan masyarakat perlu bersinergi dalam pendataan, pemberian bantuan, pendampingan bagi keluarga pra sejahtera tersebut dengan tidak melupakan pengawasan dan evaluasi.
Downloads
References
Sunarti, Euis. 2006. Indikator Keluarga Sejahtera: Sejarah Pengembangan, Evaluasi, dan Keberlanjutannya. Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (IPB).
“Covid-19 di Lampung Timbulkan 352 Janda dan 413 Duda”, https://www.republika.co.id/berita/qzdspv457/covid19-di-lampung-timbulkan-352-janda-dan-413-duda, release 13 September 2021 pukul 23:34 WIB, diakses pada 27 Oktober 2021 pukul 11:46 WIB.
“Jumlah Janda Meningkat, Para Suami Meninggal Akibat Terpapar Covid-19”, https://www.tvonenews.com/channel/news/44946-jumlah-janda-meningkat-para-suami-meninggal-akibat-terpapar-covid-19, release 26 Agustus 2021, diakses pada 27 Oktober 2021 pukul 11:49 WIB.
“Melihat Kondisi Perempuan sebagai Kepala Keluarga Saat Pandemi”, https://nasional.kompas.com/read/2020/08/04/07293301/melihat-kondisi-perempuan-kepala-keluarga-saat-pandemi?page=all, release 4 Agustus 2020 pukul 07:29 WIB, diakses pada 27 Oktober 2021 pukul 11:58 WIB.
“Peta Sebaran”, https://covid19.go.id/peta-sebaran, diakses pada 28 Oktober 2021 pukul 20:10 WIB.