STARETGI PEMASARAN WELLNESS TOURISM MELALUI MEDIA SOSIAL

Authors

  • Sunaryo Politeknik STIA LAN Jakarta
  • Sri Astutiningsih Politeknik STIA LAN Jakarta
  • Sri Wahyono Politeknik STIA LAN Jakarta
  • Puteri Shabrina Adani Politeknik STIA LAN Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.37145/se1k4x90

Keywords:

Strategi Pemasaran, Wellness Tourism, Wisatawan, Media Sosial

Abstract

Wellness tourism (wisata kebugaran) adalah wisata yang mengutamakan peningkatan kesehatan, kebugaran fisik dan pemulihan kesehatan spiritual wisatawan. Sebagai langkah operasional dalam mencapai tujuan pengembangan produk dan destinasi pariwisata, serta strategi pemasaran produk wisata wellness di Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menetapkan beberapa strategi pemasaran, yaitu pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif berorientasi hasil dengan fokus pasar potensial; perluasan pangsa pasar produk ekonomi kreatif; dan pemanfaatan teknologi dalam mendukung pemasaran pariwisata dan ekonomi kreatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peningkatan jumlah wisatawan mancanegara pada Wellness Tourism melalui optimalisasi media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran melalui media sosial dapat meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara. Potensi pemasaran ke target pasar wellness tourism dilakukan dengan menganalisis penggunaan platform media sosial di negara tersebut. Rekomendasi disampaikan kepada regulator, fasilitator dan pelaku industri wellness tourism yang meliputi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Pariwisata Provinsi dan Kabupaten/Kota, serta industri wellness tourism.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bilson Simamora, 2004, Panduan Riset Perilaku Konsumen, Cetakan Kedua, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Umum.

Hermawan Kartajaya. 2004. Positioning, Diferensiasi, dan Brand. Jakarta PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hermawan Kartajaya, 2006. Hermawan Kartajaya on Positioning. Bandung: Mizan. Kartajaya, Hermawan, 1996, Marketing Plus 2000 Siasat Memenangkan Persaingan Global, Jakarta, Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama.

Nasution, B., A., Rohman, Z. I., 2022. Peran Akun Media Sosial Berbasis Konten Pariwisata Pada Pengambilan Keputusan Wisatawan. JUMPA Volume 8, Nomor 2, Januari 2022

Nuralam, T., Hartono, A., Sianipar, B. 2021. Kajian Wellness Tourism Potensi Produk Budaya Dalam Pengembangan Wisata Wellness Indonesia. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

Philip Kotler, P. Keller, K.L., 2016. A Framework for Marketing Management. Pearson Education.

Setiowati, R., Pemasaran Melalui Sosial Media. 2016. Binus University Business School Sjaida, Gheya Madinatu; Khadijah, Ute Lies Siti; Novianti, Evie. Strategi Komunikasi Pariwisata Taman Air Mancur Sri Baduga Melalui Media Instagram @Urangpurwakarta. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), [S.l.], p. 386 - 410, jan. 2021. ISSN 2502-8022.

Wijayanti, A., 2021. Efektivitas Instagram dalam Meningkatkan Minat Kunjungan Wisatawan di Daerah Istimewa Yogyakarta. Universitas Bina Sarana Informatika, Yogyakarta, Indonesia. Indonesian Journal of Tourism and Leisure, 2021 Vol. 02 (1), 26-39 © The Journal, 2021 DOI: 10.36256/ijtl.v2i1.138.

Anggraini. Vitri. 2021. 3 Daerah di Indonesia yang Digaungkan Jadi Destinasi Wisata Kesehatan. https://www.finroll.com/toptier-city-guides/pariwisata/3-daerah-di-indonesia-yang-digaungkan-jadi-destinasi-wisata-kesehatan/, diakses pada 31 Mei 2022.

Henry. 2021. Cerita Akhir Pekan: Potensi Wellness and Health Tourism di Bali. https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4447166/cerita-akhir-pekan-potensi-wellness-and-health-tourism-di-bali, diakses pada 4 Juni 2022.

Hidayatullah, S., 2020. Memahami Jenis-Jenis Media Sosial dalam https://marketingcraft.getcraft.com/id-articles/memahami-jenis-jenis-media-sosial.

Irwan, G. 2019. Model PESO: Paid, Earned, Shared, dan Owned Media dalam Model PESO: Paid, Earned, Shared, dan Owned Media (glngirwn.com)

Ishida, K., Slevitch, L., & Siamionava, K. (2016). Administrative Sciences The Effects of Traditional and Electronic Word-of-Mouth on Destination Image: A Case of Vacation Tourists Visiting Branson, Missouri. https://doi.org/10.3390/admsci6040012

Mariana, Hotria. 2021. Tawangmangu Jadi Destinasi Wisata Kesehatan di Indonesia. https://travel.kompas.com/read/2021/10/26/154924227/tawangmangu-jadi-destinasi-wisata-kesehatan-di-indonesia?page=all, diakses pada 9 April 2022.

Menpar: Promosi Digital Pengaruhi Kunjungan Wisatawan. (1 Agustus 2019). Diperoleh dari https://travel.kompas.com/read/2015/05/01/175200927/Menpar.Promosi.Digital.Pengaruhi.Kunjungan.Wisatawan

Penjelasan Paid Media, Owned Media, dan Earned Media. https://www.taupasar.com/2020/08/penjelasan-paid-media-owned-media-dan.html, diakses pada 4 Juni 2022.

Prodjo, Wahyu Adityo. 2015. Instagram Efektif Menyebarkan Informasi Pariwisata. https://travel.kompas.com/read/2015/07/04/0916000/Instagram.Efektif.Menyebarkan.Informasi.Pariwisata

Rabbani, A., 2021 Pengertian Endorser, Aspek, Peran, Kelebihan, dan Kekurangannya- Sosial79 dalam https://www.sosial79.com/ diakses tanggal 5 Juni 2022.

Tapachai, N., & Waryszak, R. (2000). An Examination of the Role of Beneficial Image in Tourist. https://doi.org/10.1177/004728750003900105

Published

2023-07-13

How to Cite

STARETGI PEMASARAN WELLNESS TOURISM MELALUI MEDIA SOSIAL. (2023). Jurnal Analis Kebijakan, 7(1), 87-102. https://doi.org/10.37145/se1k4x90