MEMAHAMI FENOMENA CYBER BEGGING PADA MEDIA SOSIAL
DOI:
https://doi.org/10.37145/yb15wh77Keywords:
Cyber-begging, Pengemis, Media SosialAbstract
Fenomena Cyber Begging dalam beberapa tahun terakhir telah meningkat seiring dengan perkembangan internet dan meningkatnya penggunaan media sosial. Tidak semua pelaku Cyber Begging berada dalam kesulitan keuangan yang parah, dimana beberapa orang meminta uang hanya untuk memenuhi keinginan memiliki barang mewah atau untuk kepentingan pribadi. Meningkatnya penggunaan media sosial serta luhurnya jati diri warga Negara Indonesia untuk saling tolong menolong disalahgunakan oleh pelaku cyber begging untuk mengumpulkan uang demi kepentingan pribadi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif melalui observasi dan studi literatur, tulisan ini ingin melihat lebih jauh fenomena, dampak, kebijakan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin menyebabkan perilaku/kondisi Cyber Begging. Ditemukan dari sisi kebijakan terdapat celah kebijakan yang mengatur kegiatan cyber begging. Sementara penyebabnya yang berhasil diidentifikasi adalah efek samping perkembangan teknologi informasi, masalah kemiskinan, dan faktor psikologi. Kedepan perlu adanya edukasi untuk para pengguna media sosial, memperhatikan kredibilitas baik pihak maupun lembaga yang membuka donasi, serta perlu adanya regulasi khusus berkenaan dengan fenomena cyber begging.
Downloads
References
Creswell, John W. J. David Creswell. 2018. Research Design Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California: SAGE Publications
Fischer, Frank; Miller, Gerald J; Sidney Mara S. 2015. Handbook Analisis Kebijakan Publik; Teori, Politik dan Metode. Nusa Media, Bandung
Sugiyono. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
The Charities Aid Foundation (CAF). 2022. World Giving Index 2022. The Charities Aid Foundation
Akim, A. 2022. Relationship Between Street-Begging and Poverty. Far East Journal of Mathematical Sciences (FJMS), 1(1), 41–44. https://doi.org/10.17654/ebm2022005
Akram, W., & Kumar, R. 2017. A Study on Positive and Negative Effects of Social Media on Society. International Journal of Computer Sciences and Engineering, 5(10), 351–354. https://doi.org/10.26438/ijcse/v5i10.351354
Ayoob, Seeni. (2020). Beggary in the Society: A Sociological Study in the Selected Villages in Sri Lanka.
Falade, T. 2018. How Nigerian youth turn to online begging. Independent Newspaper. Saturday, June 23. Diakses dari https://independent.ng/how-nigerian-youth-turn-to-online-begging/ pada tangal 24 Februari 2023
Isman, Aytekin, & Gungoren, Ozlem Canan. 2013. Being Digital Citizen. Procedia - Social And Behavioral Sciences 106 (2013) 551 – 556
Khan, N., & Fahad, S. (2020). Begging Negative Impact on the World Community. SSRN Electronic Journal, April. https://doi.org/10.2139/ssrn.3530070
Kumar, Vic. 2020. Begging in the digital age. Medium.com. Diakses melalui link https://medium.com/@vic.kumar/begging-in-the-digital-age-ecdb43eed1f2 pada 1 Februari 2023
Shrinidhi, H. 2004. Cyber Begging Ask money for anything and everything. Silicon Times.
Ude-Akpeh, C. E. 2021. Youth engagement in internet begging and national development in Nigeria. Journal of Emerging Technologies, 1(1), 42–52. https://doi.org/10.57040/jet.v1i1.80
BPS. 2022. Penghitungan dan Analisis Kemiskinan Makro Indonesia Tahun 2022. Badan Pusat Statistik
Peraturan Kapolri No. 14 Tahun 2007 tentang Penanganan Gelandangan Dan Pengemis
Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1980 tentang Penanggulangan Gelandangan dan Pengemis
Undang-undang (UU) No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak
cnnindonesia.com. 30 Oktober 2019. Polri Catat 3.000 Kasus Kejahatan Siber Hingga Agustus 2019. Diakses pada 16 Desember 2019, Diakses melalui link https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20191029183819-185-443890/polri-catat-3000-kasus-kejahatan-siber-hingga-agustus-2019 pada 17 Maret 2023
Detik.com. 23 Januari 2023. Viral Babak Belur karena Dirampok, Bule Australia Ternyata Jatuh dari Motor. Detikcom. Diakses melalui link https://travel.detik.com/travel-news/d-6532081/viral-babak-belur-karena-dirampok-bule-australia-ternyata-jatuh-dari-motor pada 13 Februari 2023
Hanum, Zubaedah. 2021. Kemenkominfo: 89% Penduduk Indonesia Gunakan Smartphone. Diakses melalui link https://mediaindonesia.com/humaniora/389057/kemenkominfo-89-penduduk-indonesia-gunakan-smartphone pada 17 Maret 2023
kampus.republika.co.id. 19 Januari 2023. Pengemis Online di Media Sosial Mulai Menjamur, Ini Tanggapan Sosiolog Unair. Republika-network.id. Diakses melalui link https://kampus.republika.co.id/posts/198081/pengemis-online-di-media-sosial-mulai-menjamur-ini-tanggapan-sosiolog-unair pada 17 Maret 2023
Kompas.com. 4 Mei 2017. Kasus Cak Budi, Kemensos Imbau Masyarakat Cek Dulu Sebelum Berdonasi. PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). Diakses melalui link https://nasional.kompas.com/read/2017/05/04/19432261/kasus.cak.budi.kemensos.imbau.masyarakat.cek.dulu.sebelum.berdonasi pada 13 Februari 2023
Kompas.com. 5 Mei 2017. Kasus Cak Budi, Momentum Kemensos Dorong Revisi UU 9/1961. PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). Diakses melalui link https://nasional.kompas.com/read/2017/05/05/13071241/kasus.cak.budi.momentum.kemensos.dorong.revisi.uu.9.1961 pada 13 Februari 2023
Kompas.com. 22 Agustus 2019. Diperkirakan Ada 77.500 Gepeng di Kota-kota Besar di Indonesia. PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). Diakses melalui link https://nasional.kompas.com/read/2019/08/22/21281421/diperkirakan-ada-77500-gepeng-di-kota-kota-besar-di-indonesia. pada 8 Februari 2023
Kompas.com. 22 Januari 2023. Fenomena Live TikTok Mandi Lumpur, Nenek Sari Ngaku Dapat Rp9 Juta dan Ogah Jadi Petani Lagi. PT. Kompas Cyber Media (Kompas Gramedia Digital Group). Diakses melalui link https://www.kompas.tv/nasional/370482/fenomena-live-tiktok-mandi-lumpur-nenek-sari-ngaku-dapat-rp9-juta-dan-ogah-jadi-petani-lagi pada 16 Juni 2023
Kumparan.com. 16 Maret 2023. Viral Ibu Duduk Santai di Warung, Anaknya Dipaksa Mengemis di Alun-Alun Karawang. Kumparan. Diakses melalui link https://kumparan.com/kumparannews/viral-ibu-duduk-santai-di-warung-anaknya-dipaksa-mengemis-di-alun-alun-karawang-201fYhAVVZX/full pada 20 Maret 2023
Rahmadi, Dedi. 2023. Sosiolog soal Fenomena Mengemis via Medsos: Kalau Tak 'Disawer' Nanti Hilang Sendiri. Merdeka.com. Diakses melalui link https://www.merdeka.com/peristiwa/sosiolog-soal-fenomena-mengemis-via-medsos-kalau-tak-disawer-nanti-hilang-sendiri.html pada 2 Februari 2023
Sadya, Sarnita. 2023. APJII: Pengguna Internet Indonesia 215,63 Juta pada 2022-2023. Data Indonesia. Diakses melalui link https://dataindonesia.id/digital/detail/apjii-pengguna-internet-indonesia-21563-juta-pada-20222023 pada tanggal 17 Maret 2023
Sakina, Pamela. 2023. Kemenkominfo gunakan SE Mensos dasar hapus konten mengemis daring. Antaranews.com. Diakses melalui link https://www.antaranews.com/berita/3363330/kemenkominfo-gunakan-se-mensos-dasar-hapus-konten-mengemis-daring pada 2 Februari 2023
Techopedia.com. 2023. cyberbeggar. Techopedia Inc. Diakses melalui link https://www.techopedia.com/definition/28088/cyberbeggar pada tanggal 24 Februari 2023
Yati, Rahmi. 2023. Kemenkominfo Minta Medsos Blokir Konten Mengemis Online. Solopos.com. Diakses melalui link https://www.solopos.com/kemenkominfo-minta-medsos-blokir-konten-mengemis-online-1539894 pada 2 Februari 2023
Witchalls, Clint. 2003. Cyber-begging: From frivolous debtors to worthy causes, the web is full of people after the money in your pocket, writes Clint Witchalls. Guardian News & Media Limited or its affiliated companies. Diakses melalui https://www.theguardian.com/technology/2003/mar/27/internet.onlinesupplement pada 24 Februari 2023