ANALISIS DAMPAK DAN STRATEGI KEBIJAKAN PEMULIHAN KONDISI SOSIAL-EKONOMI PASCA BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN NATUNA
DOI:
https://doi.org/10.37145/vbkzsm08Keywords:
Bencana, Tanah Longsor, Kabupaten Natuna, Dampak Sosial EkonomiAbstract
Bencana tanah longsor terjadi di Pulau Serasan Kabupaten Natuna tanggal 6 Maret 2023 mengakibatkan 54 orang meninggal dunia, 100 rumah penduduk terdampak, dan kerusakan infrastruktur. Perlu adanya penelitian yang membahas dampak sosial-ekonomi pasca bencana tanah longsor di Natuna, sebagai bahan pertimbangan pemilihan strategi kebijakan pemulihan kondisi soaial-ekonomi. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dampak sosial-ekonomi dan memberikan rekomendasi strategi kebijakan pemulihan kondisi sosial-ekonomi pasca bencana tanah longsor di Kabupaten Natuna, dengan metode penelitian kualitatif. Bencana tanah longsor di Kabupaten Natuna tidak berdampak secara signifikan terhadap alat-alat produksi perikanan tangkap, tetapi berdampak pada keluarga nelayan yang tulang punggung keluarganya meninggal akibat bencana. Dampak sosial-ekonomi pasca bencana tanah longsor di Natuna adalah ; (1) sebanyak 100 keluarga akan menempati hunian baru yang disediakan oleh Pemerintah, (2) infrastruktur pendukung kegiatan ekonomi memerlukan perbaikan, (3) hilang dan rusaknya dokumen pribadi masyarakat, dan (4) sebagian masyarakat yang terdampak bencana akan beralih usaha ekonomi rumah tangganya. Strategi kebijakan untuk memulihkan kondisi sosial-ekonomi melalui perbaikan insfrastruktur, pelatihan keterampilan usaha, pemodalan usaha, penguatan produksi perikanan tangkap, dan penguatan komunitas tanggap bencana berbasis masyarakat.
Downloads
References
BNPB. (2021). Indeks Risiko Bencana Indonesia Tahun 2021. Jakarta : Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB.
BPS Kabupaten Natuna. (2023). Kabupaten Natuna Dalam Angka. Natuna : BPS Kabupaten natuna
Naryanto, H.S., Soewandita, H., Ganesha, D., Prawiradisastra, F., dan Kristijono, A. (2019). Analisis Penyebab Kejadian dan Evaluasi Bencana Tanah Longsor di Desa banaran, Kecamatan Pulung, kabupaten Ponorogo, Provinsi Jawa Timur Tanggal 1 april 2017. Jurnal Ilmu Lingkungan, vol.17 issue 2, 2019 hal 272-282.
Pareta, K. & Pareta, U. (2012). Landslide Modeling and Susceptibility Mapping of Giri River. International Journal of Science and Technology, Vol. 1 No. 2, 2012: pp.91-104.
https://geologi.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/tanggapan-bencana-gerakan-tanah-di-kabupaten-natuna-kepulauan-riau-6-maret-2023, diakses 12 maret 2023.
https://nasional.okezone.com/read/2023/03/09/337/2777905/longsor-natuna-100-kk-bakal-direlokasi, diakses 11 maret 2023.
https://www.ompas.id/baca/foto/2023/03/12/ratusan-pengungsi-meninggalkan-pulau-serasan, diakses 14 Maret 2023.
https://www.liputan6.com/news/read/5233051/longsor-di-natuna-telan-puluhan-korban-jiwa-bnpb-bencana-longsor-terburuk-yang-pernah-terjadi , diakses 15 Maret 2023