Analisis Efektivitas Penempatan Pejabat Fungsional Analis Kebijakan di Unit Kerja Non Perumus Kebijakan
DOI:
https://doi.org/10.37145/pd6tds23Keywords:
Kebijakan Penyederhanaan Birokrasi, Efektivitas Penempatan Pegawai, Jabatan Fungsional Analis KebijakanAbstract
Artikel ini membahas tentang analisis efektivitas penempatan pejabat Jabatan Fungsional Analis Kebijakan (JFAK) pada unit kerja non perumus kebijakan yang memiliki tugas salah satunya sebagai pelaksana kebijakan. Dengan dikeluarkannya kebijakan pemerintah dalam penyederhanaan birokrasi, banyak pejabat administrasi yang dialihkan menjadi pejabat fungsional salah satunya JFAK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penempatan pejabat fungsional analis kebijakan pada unit kerja non perumus kebijakan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan melihat apakah pejabat JFAK dapat memenuhi tugas pokok dan fungsinya dalam menghasilkan produk kegiatan pada jabatan JFAK. Lokus penelitian adalah kelompok JFAK di salah satu instansi pemerintah pusat yang memiliki unit kerja perumus kebijakan dan unit kerja non perumus kebijakan. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa lebih banyak JFAK yang ditempatkan di unit non perumus kebijakan, walaupun mereka memahami tugas pokok dan fungsi unit kerja serta tugas pokok dan fungsi serta produk kegiatan JFAK, namun setengah dari sampel menilai bahwa tugas pokok dan fungsi unit kerjanya tidak sesuai dengan tugas pokok dan fungsi JFAK. Hal ini mengakibatkan para pejabat JFAK tidak dapat membuat produk kegiatan JFAK. Akibatnya, sebagian besar JFAK tidak dapat sepenuhnya melaksanakan tugasnya sebagai JFAK. Maka dapat disimpulkan bahwa penempatan JFAK pada unit kerja non perumus kebijakan tidak efektif, karena JFAK mengalami kesulitan untuk menyusun atau menghasilkan produk kegiatan dan melaksanakan tugasnya sebagai pejabat JFAK, serta lebih jauh akan berdampak pada karir mereka.
Downloads
References
Putra, F., & Sanusi, A. (2019). Analisis Kebijakan Publik Neo-Institusionalisme Teori dan Praktik. LP3ES.
McCormick, J. S. (1992). Effectiveness and Efficiency. Australian Dental Journal: Standards In General Practice, 37(4), 317–318. https://doi.org/10.1111/j.1834-7819.1992.tb04749.x
Poon, J. M. L., Briscoe, J. P., Abdul-Ghani, R., & Jones, E. A. (2015). Meaning and determinants of career success: A Malaysian perspective. Revista de Psicologia del Trabajo y de las Organizaciones, 31(1), 21–29. https://doi.org/10.1016/j.rpto.2015.02.002
Prasetyo, A. G. (2022). Mainstreaming Functional Positions within Indonesian Bureaucracy: Half-Hearted Commitment to Professionalization? Jurnal Borneo Administrator, 18(3), 295–308. https://doi.org/10.24258/jba.v18i3.1100
Rakhmawanto, A. (2021). Analisis Dampak Perampingan Birokrasi Terhadap Penyetaraan Jabatan Administrasi dan Pengawas. Civil Service Jurnal Kebijakan dan Manajemen PNS, 15(2), 11–24.
Rohayatin, T., Warsito, T., Pribadi, U., Nurmandi, A., Kumorotmo, W., & -, S. (2018). Faktor Penyebab Belum Optimalnya Kualitas Penyelenggaraan Pelayanan Publik Dalam Birokrasi Pemerintahan. Jurnal Caraka Prabu, 1(01), 22–36. https://doi.org/10.36859/jcp.v1i01.50
Rusliandy. (2022). Analisis Kebijakan Penyederhanaan Birokrasi Pemerintah Daerah. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 8(April), 53–70. https://doi.org/10.26618/kjap.v8i1.7197
Sumanti, R., Yunita, E., & Sinurat, H. P. (2021). Strategic Aspects of Professional Position Development: Implications for Adjustment from Administrative to Professional Positions in Indonesia. Jurnal Borneo Administrator, 17(3), 351–364. https://doi.org/10.24258/jba.v17i3.898
Suwatno. (2005). Pengaruh Penempatan Terhadap Produktivitas Kerja Pegawai Administrasi. MANAJERIAL, 3(6), 30–43.
Badan Kepegawaian Negara. (2021). Statistik Aparatur Sipil Negara, Desember 2021.
Badan Kepegawaian Negara. (2022). Statistik Aparatur Sipil Negara, Desember 2022.
Pratama, M. I. (2022). Efektivitas Penyetaraan Jabatan Administrator Pada Bagian Organisasi Dan Tata Laksana Sekretariat Daerah Kabupaten Majene. 1–12. http://eprints.ipdn.ac.id/id/eprint/9602
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (2020). Penyederhanaan Birokrasi Jadi Momentum Penting Pemerintah. https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/penyederhanaan-birokrasi-jadi-momentum-penting-pemerintah
Lembaga Administrasi Negara. (2020). Syarat Analis Kebijakan. https://lan.go.id/?p=741
Lembaga Administrasi Negara. (2022). LAN Luncurkan e-Nomor Induk Analis Kebijakan Nasional (eNIAKN) sebagai Pintu Masuk Seluruh Dimensi Pelayanan Pembinaan JF Analis Kebijakan di Indonesia. https://lan.go.id/?p=11514