ANALISIS MAKROEKONOMI KEBIJAKAN PRIORITAS PERKEBUNANBERDASARKAN PENDEKATAN TABEL INPUT-OUTPUT

Authors

  • Frendy Ahmad Afandi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI

DOI:

https://doi.org/10.37145/6hrfhm09

Abstract

Kebutuhan akan kebijakan berbasis bukti sangat penting untuk saat ini dan masa depan untuk menghasilkan kebijakan yang berkualitas. Apalagi jika kebijakan tersebut merupakan kebijakan strategis, berdampak luas, berskala nasional, dan melibatkan antar kementerian/lembaga. Komoditas perkebunan merupakan komoditas strategis yang mempunyai peranan penting dalam perekonomian nasional. Untuk itu perlu dilakukan penetapan komoditas perkebunan prioritas dan analisis makroekonominya. Metode yang digunakan adalah analisis dampak (keterkaitan ke depan dan kebelakang) dan analisis multiplier dengan menggunakan Tabel Input-Output tahun 2016. Temuan penelitian ini adalah komoditas perkebunan yang diprioritaskan adalah kelapa sawit, karet alam, tebu, kelapa, teh, kopi, dan kakao. Kebaruan dari penelitian ini adalah dilakukan analisis kuadran dalam penentuan prioritas komoditi perkebunan strategis baik di sektor hulu maupun hilir menggunakan tabel input-output luaran BPS terbaru serta mempertimbangkan proporsi kepemilikan swasta dan petani kecil/ rakyat. Kesimpulannya, komoditas yang mempunyai kemampuan paling besar dalam menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan/daya beli masyarakat adalah kelapa sawit, kopi, dan kelapa, sedangkan komoditas yang mempunyai kemampuan meningkatkan produktivitas nasional atau memberikan dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah kelapa sawit, teh, dan kopi.

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

ANALISIS MAKROEKONOMI KEBIJAKAN PRIORITAS PERKEBUNANBERDASARKAN PENDEKATAN TABEL INPUT-OUTPUT. (2023). Jurnal Analis Kebijakan, 7(2). https://doi.org/10.37145/6hrfhm09 (Original work published 2023)